Profesional Muda, hingga Oktober 2010, serapan APBD Sumut tidak mencapai 50%. Hal itu terjadi karena pelaksanaan proyek-proyek pekerjaan di seluruh Satuan Kerja sedang berlangsung.
Menurut Sekretaris Daerah Propinsi Sumatera Utara, RE Nainggolan, realisasi serapan APBD 2010 akan optimal pada November dan pertengahan Desember mendatang, yang ditargetkan mencapai 90%.
RE Nainggolan menyebutkan saat ini ada Satker yang masih minim serapan anggarannya, antara lain di Dinas Pendidikan dan di Dinas Bina Marga. Namun ada juga Satuan Kerja yang sudah maksimal penyerapan anggarannya, yakni di Kesbang Linmas, Badan Penanggulangan Bencana alam dan Kepala Daerah.
RE Nainggolan optimis, realisasi serapan anggaran tahun ini akan lebih baik dibanding tahun lalu.
Arif Rifian Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Thursday, October 14, 2010
Pemprop Sumut Diminta Memperbaiki Infrastruktur dan Pendidikan
Profesional Muda, Pemerintah Propinsi Sumatera Utara diminta memperbaiki kondisi infrastruktur dan pendidikan, terkait dengan pertambahan APBD Sumut 2011 menjadi Rp. 4,2 Triliun.
Demikian disampaikan sebagian besar fraksi DPRD Sumut dalam sidang paripurna membahas Rancangan ABPD Sumut 2011, hari ini.
Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangannya, meminta dana APBD untuk Infrastruktur yang mencapai 1 Triliun, harus tepat sasaran dan marketable, sehingga menunjang berkembangnya perekonomian masyarakat.
Pandangan dari Fraksi Golkar, pembangunan di Sumut kedepan harus lebih baik dan fokus pada program kerja yang sudah ditetapkan, seperti sector pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Sedangkan Fraksi PKS dalam pandangannya, menilai, pemerintah propinsi Sumut harus memperbaiki kinerja perekonomian daerah, agar tumbuh lebih baik, diantaranya dengan mengoptimalkan kinerja BUMD yang ada.
Sementara itu, menanggapi besaran R-APBD Sumuut 2011, Sekretaris Daerah Sumut RE Nainggolan menjelaskan, sektor terbesar dari anggaran daerah 2011 berada pada sejumlah satuan kerja seperti untuk infrastrktur di Dinas Bina Marga, Dinas Pendidikan, Belanja Pegawai dan untuk bagi hasil keuangan ke Kab/Kota.
Arif Rifian - Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Demikian disampaikan sebagian besar fraksi DPRD Sumut dalam sidang paripurna membahas Rancangan ABPD Sumut 2011, hari ini.
Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangannya, meminta dana APBD untuk Infrastruktur yang mencapai 1 Triliun, harus tepat sasaran dan marketable, sehingga menunjang berkembangnya perekonomian masyarakat.
Pandangan dari Fraksi Golkar, pembangunan di Sumut kedepan harus lebih baik dan fokus pada program kerja yang sudah ditetapkan, seperti sector pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Sedangkan Fraksi PKS dalam pandangannya, menilai, pemerintah propinsi Sumut harus memperbaiki kinerja perekonomian daerah, agar tumbuh lebih baik, diantaranya dengan mengoptimalkan kinerja BUMD yang ada.
Sementara itu, menanggapi besaran R-APBD Sumuut 2011, Sekretaris Daerah Sumut RE Nainggolan menjelaskan, sektor terbesar dari anggaran daerah 2011 berada pada sejumlah satuan kerja seperti untuk infrastrktur di Dinas Bina Marga, Dinas Pendidikan, Belanja Pegawai dan untuk bagi hasil keuangan ke Kab/Kota.
Arif Rifian - Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Wednesday, October 13, 2010
Trijaya Executive Lounge bersama Kanwil Dirjen Pajak Sumut I (Serial II)
Profesional muda, Kamis lalu (8 Oktober 2010) kita sudah kita sudah mengulas sedikit tentang Pajak Property dan yang terkait di dalamnya. Minggu ini kita akan coba lebih mendalami pajak-pajak yang terkait dengan transaksi jual beli property.
Kantor Wilayah Direktorat jenderal Pajak Sumatera Utara I kembali hadir dalam serial perbincangan seputar pajak property di TRIJAYA EXECUTIVE LOUNGE.
Kita akan membahas aspek-aspek pajak yang berkenaan dengan property, cara perhitungan jenis property yang terkena pajak dan sebagainya.
Mari bergabung bersama kami, Kamis, 14 Oktober 2010, jam 16 - 17 wib di 95,1 FM Radio Trijaya Medan.
Profesional Muda bisa berinteraktif pada saat acara berlangsung melalui:
Telepon : 061 4567 266
SMS : 0812 645 2460
Fb : Trijayafm_medan@ymail.com
Twitter : @trijayafm_medan
Atau yang ingin bertanya mengenai pajak, bisa juga melalui blog ini.
Acara ini dipersembahkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I
"Pajak kita untuk Sumatera Utara Lebih baik"
*) Simak TRIJAYA EXECUTIVE LOUNGE bersama KANWIL DIRJEN PAJAK SUMUT I, setiap Kamis di 95,1 Trijaya FM Medan.
Kantor Wilayah Direktorat jenderal Pajak Sumatera Utara I kembali hadir dalam serial perbincangan seputar pajak property di TRIJAYA EXECUTIVE LOUNGE.
Kita akan membahas aspek-aspek pajak yang berkenaan dengan property, cara perhitungan jenis property yang terkena pajak dan sebagainya.
Mari bergabung bersama kami, Kamis, 14 Oktober 2010, jam 16 - 17 wib di 95,1 FM Radio Trijaya Medan.
Profesional Muda bisa berinteraktif pada saat acara berlangsung melalui:
Telepon : 061 4567 266
SMS : 0812 645 2460
Fb : Trijayafm_medan@ymail.com
Twitter : @trijayafm_medan
Atau yang ingin bertanya mengenai pajak, bisa juga melalui blog ini.
Acara ini dipersembahkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I
"Pajak kita untuk Sumatera Utara Lebih baik"
*) Simak TRIJAYA EXECUTIVE LOUNGE bersama KANWIL DIRJEN PAJAK SUMUT I, setiap Kamis di 95,1 Trijaya FM Medan.
Sumatera Utara Peringkat Ketiga Kasus Mafia Hukum
Profesional Muda, Sumatera Utara merupakan peringkat ketiga untuk daerah yang memiliki laporan kasus mafia hukum, setelah Jakarta dan Jawa Timur.
Total kasus yang diterima Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di Sumut sebanyak 167, sedangkan Jakarta sejumlah 365 dan Jawa Timur dengan 181 pengaduan.
Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, di Medan mengatakan, dari ratusan kasus itu sebagian sudah ditindak lanjuti dan sisanya masih menanti proses hukum yang sedang berjalan. Dari laporan kasus yang masuk ke Satgas, beberapa kasus diantaranya melibatkan oknum aparat penegak hukum, pejabat daerah juga kalangan pengusaha. Namun Denny tidak bersedia menyebut nama-nama yang terlibat.
Seluruh anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dalam dua hari ini akan berada di Medan untuk mendalami kasus-kasus tersebut, termasuk mengumpulkan bukti dan saksi-saksi.
Sementara itu di kesempatan sama, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, mengatakan, pihak kepolisian siap menindak lanjuti proses hukum atas kasus mafia hukum, apabila dilimpahkan dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum.
Arif Rifian Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Total kasus yang diterima Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di Sumut sebanyak 167, sedangkan Jakarta sejumlah 365 dan Jawa Timur dengan 181 pengaduan.
Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, di Medan mengatakan, dari ratusan kasus itu sebagian sudah ditindak lanjuti dan sisanya masih menanti proses hukum yang sedang berjalan. Dari laporan kasus yang masuk ke Satgas, beberapa kasus diantaranya melibatkan oknum aparat penegak hukum, pejabat daerah juga kalangan pengusaha. Namun Denny tidak bersedia menyebut nama-nama yang terlibat.
Seluruh anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dalam dua hari ini akan berada di Medan untuk mendalami kasus-kasus tersebut, termasuk mengumpulkan bukti dan saksi-saksi.
Sementara itu di kesempatan sama, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, mengatakan, pihak kepolisian siap menindak lanjuti proses hukum atas kasus mafia hukum, apabila dilimpahkan dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum.
Arif Rifian Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Golkar Sumut : Hargai Azas Praduga Tak Bersalah Syamsul Arifin
Profesional Muda, Partai Golkar Sumatera Utara meminta masyarakat dan pihak-pihak terkait, menghargai asas praduga tidak bersalah atas kasus hukum Syamsul Arifin.
Sekretaris DPD Golkar Sumut, Hardy Mulyono, menilai ada pihak-pihan tertentu yang sengaja memojokkan Syamsul Arifin, melalui pemberitaan media massa belakangan ini. Akibatnya, kinerja Pemerintahan Propinsi yang dijalankan Syamsul Arifin mulai terganggu.
Hardy mengatakan, "Kasus hukum Syamsul Arifin sudah ditangani KPK. Biarlah mekanisme hukum berjalan secara professional, tanpa ada upaya-upaya untuk memojokkan Syamsul Arifin".
Ketika ditanya apakah ada muatan politik, Hardy mengaku belum dapat memastikan. Namun partai Golkar sudah menyiapkan bantuan hukum untuk membela Syamsul dalam menjalani proses hukum di Pengadilan.
Beberapa waktu lalu, Pengamat Politik Sumatera Utara, Ahmad Taufan Damanik, melihat kasus hukum yang menimpa Syamsul sudah berdampak pada kinerja Pemerintah propinsi. Meskipun kasus yang disorot adalah ketika ia menjabat sebagai Bupati Langkat. Kehadiran Syamsul di beberapa acara pun dinilai hanya merupakan upaya untuk mengkounter opini yang berkembang di masyarakat, bahwa dirinya tidak mengalami masalah hukum.
Arif Rifian Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Sekretaris DPD Golkar Sumut, Hardy Mulyono, menilai ada pihak-pihan tertentu yang sengaja memojokkan Syamsul Arifin, melalui pemberitaan media massa belakangan ini. Akibatnya, kinerja Pemerintahan Propinsi yang dijalankan Syamsul Arifin mulai terganggu.
Hardy mengatakan, "Kasus hukum Syamsul Arifin sudah ditangani KPK. Biarlah mekanisme hukum berjalan secara professional, tanpa ada upaya-upaya untuk memojokkan Syamsul Arifin".
Ketika ditanya apakah ada muatan politik, Hardy mengaku belum dapat memastikan. Namun partai Golkar sudah menyiapkan bantuan hukum untuk membela Syamsul dalam menjalani proses hukum di Pengadilan.
Beberapa waktu lalu, Pengamat Politik Sumatera Utara, Ahmad Taufan Damanik, melihat kasus hukum yang menimpa Syamsul sudah berdampak pada kinerja Pemerintah propinsi. Meskipun kasus yang disorot adalah ketika ia menjabat sebagai Bupati Langkat. Kehadiran Syamsul di beberapa acara pun dinilai hanya merupakan upaya untuk mengkounter opini yang berkembang di masyarakat, bahwa dirinya tidak mengalami masalah hukum.
Arif Rifian Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Tuesday, October 12, 2010
Hingga Oktober 2010, Realisasi Infrastruktur Tidak Sampai 50%
Profesional Muda, hingga Oktober 2010, realisasi pekerjaan infrastruktur tidak sampai 50%, karena lambatnya kinerja pembangunan di Propinsi Sumatera Utara.
Menurut Ketua Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi Nasional (Gapeknas), Junjungan Pasaribu, lambatnya realisasi infrastruktur disebabkan kinerja para pejabat terkait, seperti pejabat pengadaan, kontraktor pelaksana dan awal pelaksanaan proyek. Kondisi ini merata terjadi di tiap Kabupaten dan Kota juga di tingkat Propinsi//
Junjungan mencontohkan salah satu proyek infrastruktur besar di Sumut yang realisasinya lambat adalah rencana pembangunan Jalan Arteri menuju Kwala Namu, Deliserdang. Hingga saat ini urusan pembebasan lahan belum juga dilakukan. Harusnya para pejabat terkait, seperti Pejabat Pembebasan Tanah, Panitia Pengadaan Tanah dan Tim 11, bisa membuat terobosan untuk mempercepa.
Junjungan menilai/ buruknya kinerja para pejabat itu terjadi karena mereka tidak profesional dalam pekerjaannya. Pemerintah juga seharusnya mengevaluasi kinerja para pejabat terkait, jika ingin proyek-proyek infrastruktur terealisasi tepat waktu.
Arif Rifian - Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Menurut Ketua Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi Nasional (Gapeknas), Junjungan Pasaribu, lambatnya realisasi infrastruktur disebabkan kinerja para pejabat terkait, seperti pejabat pengadaan, kontraktor pelaksana dan awal pelaksanaan proyek. Kondisi ini merata terjadi di tiap Kabupaten dan Kota juga di tingkat Propinsi//
Junjungan mencontohkan salah satu proyek infrastruktur besar di Sumut yang realisasinya lambat adalah rencana pembangunan Jalan Arteri menuju Kwala Namu, Deliserdang. Hingga saat ini urusan pembebasan lahan belum juga dilakukan. Harusnya para pejabat terkait, seperti Pejabat Pembebasan Tanah, Panitia Pengadaan Tanah dan Tim 11, bisa membuat terobosan untuk mempercepa.
Junjungan menilai/ buruknya kinerja para pejabat itu terjadi karena mereka tidak profesional dalam pekerjaannya. Pemerintah juga seharusnya mengevaluasi kinerja para pejabat terkait, jika ingin proyek-proyek infrastruktur terealisasi tepat waktu.
Arif Rifian - Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Pertumbuhan Ekonomi Sumut Menjelang akhir 2010 Didominasi Konsumsi dan Belanja Pemerintah
Profesional Muda, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara menjelang akhir tahun 2010 masih didominasi sektor konsumsi dan belanja Pemerintah.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Jonner Napitupulu, mengatakan, sektor konsumsi dan belanja Pemerintah tumbuh tapi tidak menggerakkan sektor riil. Akibatnya ekonomi Sumut tidak kokoh seiring pertumbuhannya. Angka Pengangguran dan kemiskinan masih tetap tinggi. Investasi juga hanya sedikit yang masuk ke daerah ini.
Menurut Jonner, pertumbuhan ekonomi itu tidak diiringi dengan realisasi proyek-proyek infrastruktur kelas besar, seperti perbaikan Pelabuhan, Bandara Kwala Namu, jalan Tol dan proyek bisnis di kawasan Polonia Medan. Padahal apabila proyek infrastruktur itu terealisasi, angka pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara akan lebih baik lagi.
Jonner juga menilai, pertumbuhan infrastruktur di Sumatera Utara lamban karena realisasi atau serapan anggaran yang minim. Selain itu banyak proyek infrastruktur yang pekerjaannya sedikit.
Arif Rifian - Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Jonner Napitupulu, mengatakan, sektor konsumsi dan belanja Pemerintah tumbuh tapi tidak menggerakkan sektor riil. Akibatnya ekonomi Sumut tidak kokoh seiring pertumbuhannya. Angka Pengangguran dan kemiskinan masih tetap tinggi. Investasi juga hanya sedikit yang masuk ke daerah ini.
Menurut Jonner, pertumbuhan ekonomi itu tidak diiringi dengan realisasi proyek-proyek infrastruktur kelas besar, seperti perbaikan Pelabuhan, Bandara Kwala Namu, jalan Tol dan proyek bisnis di kawasan Polonia Medan. Padahal apabila proyek infrastruktur itu terealisasi, angka pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara akan lebih baik lagi.
Jonner juga menilai, pertumbuhan infrastruktur di Sumatera Utara lamban karena realisasi atau serapan anggaran yang minim. Selain itu banyak proyek infrastruktur yang pekerjaannya sedikit.
Arif Rifian - Trijaya FM Medan
*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan
e-Government dan Pelayanan Publik
Pemerintah dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan berpartisipasi aktif dalam pemberian informasi bagi masyarakat. Hal ini akan semakin efisien jika didukung pemerintahan yang berbasis IT... e-Government.
Simak IT's Time dengan topik "e-Government & Pelayanan Publik".
Selasa 12 Oktober 2010, jam 20.00 - 21.00 wib.
Host: Rini Aprianty dan Palti Siregar (Professional IT)
Tamu : Drs.H. Amirruddin (Ketua DPRD Kota Medan)
Line Interaktif:
Telp: 061 4567 266
SMS : 0812 645 2460
Twitter: @TrijayaFM_Medan
FB: TrijayaFM_Medan
Email: trijayafm_medan@ymail.com
Anda bisa bertanya (komentar) di blog ini, yang akan dibacakan pada saat acara berlangsung.
IT's Time, setiap selasa jam 20.00 - 21.00 wib... Hanya di 95,1 Trijaya FM Medan.
Simak IT's Time dengan topik "e-Government & Pelayanan Publik".
Selasa 12 Oktober 2010, jam 20.00 - 21.00 wib.
Host: Rini Aprianty dan Palti Siregar (Professional IT)
Tamu : Drs.H. Amirruddin (Ketua DPRD Kota Medan)
Line Interaktif:
Telp: 061 4567 266
SMS : 0812 645 2460
Twitter: @TrijayaFM_Medan
FB: TrijayaFM_Medan
Email: trijayafm_medan@ymail.com
Anda bisa bertanya (komentar) di blog ini, yang akan dibacakan pada saat acara berlangsung.
IT's Time, setiap selasa jam 20.00 - 21.00 wib... Hanya di 95,1 Trijaya FM Medan.
Subscribe to:
Posts (Atom)