Thursday, November 18, 2010

Pengikut Satariah Medan Merayakan Idul Adha Hari Ini

Ratusan pengikut aliran Satariah di Medan, hari ini merayakan hari raya Idul Adha 1431 Hijriah.

Aliran Satariah asal Sumatera Barat ini memiliki jemaah lebih dari seratus orang. Pagi tadi mereka melaksanakan sholat Idul Adha berjamaah di Masjid Bakti Jl Denai Medan.

Yang berbeda dari jemaah Staraiah ini adalah pelaksanaan ibadah shalat Id yang berlangsung menjelang siang, dan penyampaian kotbah oleh khatib dengan menggunakan bahasa arab. Selain itu, para jemaah juga menggelar kegiatan pengumpunan dana, sebelum melaksanakan Sholat Idul Adha.

Pimpinan jemaah Satariah Medan, Tengku Alam Bustami mengatakan, hari raya kurban yang dilaksanakan pada hari ini ditetapkan oleh keputusan pimpinan jemaah Stariah yang ada di Sumatera Barat.

Menurutnya, perbedaan perayaan hari raya Idul Adha ini bukan berarti mereka tidak mengikuti ajaran Alquran dan Sunnah nabi Muhammad SAW. Untuk pelaksanaan ibadah-ibadah lain menurutnya tidak ada perubahan mendasar.

Menanggapi perbedaan waktu Idul Adha oleh jemaah Satariah itu , Ketua MUI Medan, Muhammad Hatta mengatakan , perbedaan pandangan itu tidak perlu dimasalahkan, karena bisa saja aliran Satariah menggunakan cara lain utk melihat jatuhnya bulan Zulhijjah.

Arif Rifian - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Pemerintah DKI Jakarta Menargetkan 150 ribu Wisatawan Asal Medan

Pemerintah DKI Jakarta menargetkan kunjungan wisatawan dari Medan sebanyak 150 ribu orang. Untuk itu, Pemprov DKI menggelar Jakarta Tourism Ekspo 2010 di Sun Plaza Medan, selama 3 hari mulai besok.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Arie Budiman, mengatakan, pihaknya melibatkan 15 travel agen dan 80 kelompok industri yang ada di Medan, untuk mempromokan pariwisata di Jakarta, dengan pendekatan b to b (bisnis ke bisnis), dengan pelaku industry pariwisata dari Jakarta .

Kegiatan Jakarta Torurism Ekspo 2010 ini diharapkan memberikan output pertumbuhan sector industry pariwisata di Jakarta 5-6%, dari yang sudah dicapai di tahun 2009 sebesar 1,45 Miliar.

Arie menambahkan, dalam menggiatkan promo wisata di Jakarta, pihaknya memang terkendala persoalan serius yang masih belum diatasi, yakni masalah banjir dan kemacetan yang membuat orang malas datang ke Jakarta. Namun, Pemprov DKI Jakarta tetap menggelar berbagai event untuk memeriahkan sektor pariwisata Jakarta, diantaranya mengenalkan berbagai obyek wisata yang layak di kunjungi seperti gedung teater Jakarta dan obyek wisata lain.

Pada event Jakarta Tourism Ekspo 2010 ini, sejumlah industri pariwisata yang dilibatkan Pemprov DKI juga memberikan diskon paket perjalanan wisata, mulai dari penerbangan, hotel dan paket perjalanan wisata lainnya.

Arif Rifian - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Tuesday, November 16, 2010

Pertumbuhan Ekonomi Dunia Beralih ke Negara kawasan ASIA .

Peta kekuatan ekonomi dunia kini mulai berubah. Jika sebelum tahun 2000, negara barat menguasainya, kini pertumbuhan optimal ekonomi lebih banyak dialami oleh negara timur.

Pertumbuhan ekonomi tinggi (super-cycle) lebih banyak terjadi pada negara-negara Asia. Hal ini menyebabkan, ekonomi dunia bakal mencapai US$ 300 triliun pada dekade mendatang. Pergeseran peta kekuatan ekonomi ke negara Asia dimuat dalam laporan riset Standard Chartered PLC terbaru.

Chief Economist and Group Head of Global Research, Dr. Gerard Lyons mengatakan, negara-negara berkembang akan mencapai pertumbuhan tertinggi, lebih baik ketimbang negara maju. Hal ini akan menciptakan keseimbangan kekuatan ekonomi dunia, bergeser tegas dari Barat ke Timur. Perekonomian pada 2030 pun diprediksi bisa mencapai US$ 300 triliun, naik dari posisi saat ini US$ 62 triliun.

Menurut riset tersebut, penyebab terjadi pertumbuhan tinggi di negara Asia, disebabkan peningkatan perdagangan, khususnya di negera berkembang. Selain itu, industrialisasi juga tumbuh diikuti dengan urbanisasi, serta peningkatan jumlah masyarakat kelas menengah.

Asia diprediksi akan mendorong secara dominan pertumbuhan dunia selama 20 tahun ke depan. Kajian Standard Chartered menilai, output dunia secara konservatif tumbuh lebih dari dua kali lipat secara riil. Pertumbuhan ekonomi akan beralih ke pasar negara berkembang, yang memiliki banyak penduduk seperti India, China, Indonesia, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin.

Pertumbuhan ekonomi China, akan naik menjadi 6,9 persen selama dua dekade mendatang. Angka ini melampaui pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat. Kemudian pertumbuhan ekonomi India naik 9,3 persen. Negara ini akan menduduki tiga besar ekonomi dunia setelah AS pada tahun 2030.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Presiden Minta Pemda Serius Tangani Korban Bencana Alam

Pemerintah harus serius menangani korban bencana alam, meski komando operasi tanggap darurat pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah pusat.

Presiden SBY mengingatkan hal itu, terkait operasi tanggap darurat yang berlangsung di Wasior, Mentawai dan Merapi, ketika membuka rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta .

Presiden mengatakan, pejabat daerah harus berada pada posisi terdepan dalam mengatasi korban bencana karena pejabat daerah yang paling mengetahui situasi. Pejabat daerah yang harusnya lebih dekat dengan rakyat.

Sebelumnya, Presiden dijadwalkan akan menerima laporan dari sejumlah menteri yang ditugaskan di daerah bencana alam, seperti dari Menko Kesra, Menteri Pekerjaan Umum dan Kepala BNPB Syamsul Muarif.

Presiden menyatakan, dirinya telah membentuk tim khusus untuk terus memantau dan melakukan analisis mengenai kondisi Gunung Merapi. Tim terdiri dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, diperkuat sejumlah pakar dari beberapa universitas, dan negara sahabat. Tindakan ini merupakan bagian merancang strategi dan kebijakan guna mengantisipasi bila di masa mendatang terjadi lagi letusan dahsyat.

Menurut Presiden, pembentukan tim pakar merupakan praktek yang lazim berlaku di banyak negara. Hal itu berguna, menyusun prediksi dan rekomendasi tindak penanganan.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Thursday, November 11, 2010

Seratus Lebih Jamaah Haji Plus Tertunda Berangkat ke Mekkah

Sebanyak 119 calon jema'ah haji plus mendatangi kantor Penyelenggara Ibadah Haji Plus, PT Azizi Kencana Wisata, Jalan Sisingamaraja no 30 Medan, mempertanyakan jadwal keberangkatan mereka.

Pasalnya, hingga kini mereka belum diberangkatkan, padahal awal pelaksanaan ibadah haji akan dilakukan 15 November mendatang. Para Jema'ah itu berasal dari Aceh, Riau, Pekanbaru, Padang, Lampung, Batam, Pontianak dan Sumatera Utara (Sumut). Mereka mengaku telah menyetorkan ONH kepada perusahaan tersebut.

Nadia Nuzula, calon jema'ah haji plus asal Lampung, mengatakan, perusahaan beralasan, visa calon jamaah haji belum juga keluar. PT Azizi Kencana WIsata itu, meminta dana tambahan sebesar 1000 sampai dengan USD1500 per orang.

Siti Fatimah, calon haji plus asal Belawan juga menyatakan hal senada. Dirinya sempat akan membatalkan keberangkatannya. Namun penyelenggara malah mengancam akan memotong uangnya sebesar Rp45 juta.

Sementara itu, Ketua Pelaksanaan Ibadah Haji Sumut, Sariful Mahya Bandar, saat dikonfirmasi, mengatakan, kasus ini sepenuhnya tanggung jawab pihak penyelenggara, karena semua pengurusan dilakukan melalui agennya di Jakarta. Menurutnya, untuk pengurusan visa, sudah ditutup pada Rabu pukul 00:00 WIB.

Syariful juga mengatakan akan mengusut kasus ini. Jika terbukti melakukan penyimpangan izin penyelenggaraan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), maka akan ditindak tegas.

Roby Karokaro - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Polda Sumut Musnahkan Narkoba Senilai 3 M

Polda Sumut memusnahkan narkoba jenis shabu-sabu dan daun ganja senilai 3 Milyar Rupiah, hasil tangkapan periode November hingga Oktober 2010.

Direktur Narkoba Polda Sumut, John Turman Panjaitan mengatakan, Narkoba jenis shabu sebanyak 2,5 kg lebih . Sedangkan daun ganja, sebanyak 4,9 kilogram. Sabu-sabu yang dimusnahkan ini disita dari tiga tersangka oknum Satpol Air Tanjung Balai. Ketiganya adalah Bribda Bambang Irwanto, Bribda Beni Syahputra dan Bribda Erwin Ramadhan. Ketiga tersangka sedang dalam proses peradilan.

Sementara ganja, disita dari empat tersangka, yakni Handi Markos Tambunan, Viktor Halomoan Simanjuntak, Viktor, Iwan Imandana dan Heriansyah. Para tersangka yang ditangkap dikenakan pasal 112 Jo pasal 114 132 UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika, yakni memiliki, menguasai dan menjual narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Roby Karokaro - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Wednesday, November 10, 2010

Hizbut Tahrir Indonesia Sumut Menolak Program Kemitraan Komprehensif Indonesia-Amerika

Hizbut Tahrir Indonesia Sumut menolak Program kemitraan komprehensif yang baru ditandatangani Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama dan Presiden Susilo Bambang. Program itu dianggap tidak bermanfaat untuk Indonesia.

Penolakan atas program tersebut dilakukan dengan aksi longmarch dari Lapangan Merdeka menuju gedung DPRD. Mereka membentangkan sejumlah poster dan spanduk yang diantaranya bertuliskan Usir Obama-Pemimpin Negara Penjajah. Mereka juga melakukan aksi orasi.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa menyatakan kedatangan Obama di Indonesia justru akan menguatkan cengkraman Amerika di Indonesia lewat kepentingan ekonomi dan politik luar negerinya. Selain itu mereka juga menilai Obama merupakan pemimpin negara penjajah, yang bertentangan dengan sikap politik Indonesia, anti penjajahan.

Dalam orasi yang dilakuan dari atas mobil dengan pengeras suara, Juru orasi HTI, Musa Abdul Ghani mengatakan, tidak pantas Indonesia menyambut kedatangan presiden AS Barrack Obama, karena Obama telah menjajah umat muslim di banyak negara dari Afganistan, Iraq dan negara-negara Islam di kawasan Timur Tengah lainnya.

Aksi ratusan massa HTI diterima oleh anggota DPRD Sumut Hidayatullah. Hidayatullah mengatakan akan meneruskan tuntutan pengunjuk rasa ke pimpinan dewan. Secara pribadi, ia juga mengatakan dukungan sikap penolakan atas kebijakan-kebijakan politik ekonomi luar negeri Amerika.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan. Khusus Rabu, jam 20.45wib

DRPD Medan Merevisi Belanja Langsung dan Tidak Langsung

Anggota Badan Anggaran DPRD Medan, Ilhamsyah mengatakan, dari daftar KUA PPAS atau Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara RAPBD Medan 2011 yang disampaikan Badan Anggaran Pemko Medan, selisih yang terjadi antara belanja langsung dan belanja tidak langsung mencapai 20% lebih besar belanja tidak langsung.

Angka selisih itu dinilai tidak seimbang, karena pembangunan daerah kedepan harus memprioritaskan sector pelayanan public dari pada belanja rutin pegawai .

Tingginya angka atau selisih anggaran itu kemudian direvisi Badan Anggaran DPRD Medan, menjadi 3-4%, dengan mengurangi besaran pos anggaran tertentu di sejumlah SKPD.

Ilham menjelaskan, dari RAPBD Medan 2011, SKPD yang anggarannya gemuk dan mengalami kenaikan dibanding tahun lalu yakni berada di Dinas Bina Marga, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, RS Pirngadi Medan dan Dinas Pemukiman.

Pihaknya kini sedang melakukan pengkajian terhadap sumber potensi penambahan anggaran, dari berbagai sector yang belum optimal digali Pemko. Diantaranya dari Pelabuhan Belawan dan dari retribusi air bawah tanah.

Arif Rifian - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan. Khusus Rabu, jam 20.45wib

Amerika Serikat Menyediakan Beasiswa Untuk Sumatera Utara

Pemerintah Amerika Serikat mengalokasikan 100 juta dolar AS setiap tahun sebagai beasiswa pelajar Indonesia bersekolah di AS. Dana itu disalurkan dalam berbagai program studi.

Konsul Jenderal Amerika Serikat untuk Medan, Stanley Harsha mengatakan, pemberian beasiswa itu merupakan upaya pemerintah Amerika Serikat meningkat jumlah pelajar Indonesia bersekolah di Amerika Serikat. Dalam pidatonya di Universitas Indonesia , Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, berjanji memberikan peluang besar kepada pelajar Indonesia sekolah ke Amerika Serikat.

Program beasiswa itu adalah sebagai berikut:

1. Beasiswa Fulbright
Beasiswa bagi akademisi yang ingin melanjutkan pendidikannya untuk gelar S2 dan S3 berbagai ilmu, kecuali Medical Dokter.

2. International Fisitor Leadership Program
Program ini merupakan program beasiswa untuk studi bidang edukasi, lingkungan hidup, kesehatan, perekonomian dan Interprenuer.

3. International Youth Leadership Program (YLP)
Program yang dikhususkan bagi peminat bidang politik, hukum, agama, kesehatan, bisnis dan jurnalistik

4. Youth Exchange Student atau pertukaran pelajar
Program ini khusus pelajar dan mahasiswa kedua negara dalam menimba ilmu.

Profesional Muda, sejak awal Januari hingga November 2010, jumlah penerima beasiswa Amerika Serikat asal Sumatera Utara, mencapai lima ratus orang lebih. Khusus kota Medan , jumlah penerima beasiswa itu sebanyak 20 orang lebih.

Selain memberikan bantuan beasiswa, Amerika Serikat juga menempatkan 25 orang tenaga pengajar dari Amerika, untuk membimbing mahasiswa dan pelajar. Mereka ditempatkan di Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Sumatera Utara (USU) dan di beberapa sekolah swasta di wilayah Sumatera.

Roby Karokaro – Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.03 wib di 95,1 Trijaya FM Medan. Khusus Rabu, jam 20.45wib

Polisi Menggagalkan Penyeludupan 110 Kg Ganja Asal Aceh

Kepolisian Medan Kota menangkap 3 orang pemilik 110 Kg ganja yang dibawa dari Aceh, Rabu dini hari, pukul 01.18 WIB.

Ketiga tersangka, Safna (38 tahun) warga Air Hitam Tanjung Pura Kecamatan Gebang Langkat, Jamidan (35) warga Blangkejeren, dan Andi (20) tahun warga Sunggal, Tanjung Gusta Medan.

Briptu Irwansyah mengatakan, saat patroli mereka melihat delapan orang pria sedang membongkar sesuatu dari mobil kontainer. Setelah diintai, ternyata barang yang dibongkar adalah daun ganja kering. Lokasinya, di Jalan Kelambir V Sunggal Medan.

Polisi langsung menyergap delapan pria itu. Namun pelaku melawan. Hanya 3 orang yang berhasil ditangkap, sedangkan yang lain melarikan diri. Ketiga tersangka dibawa dan diperiksa di Mapolsek Medan Sunggal. Sedangkan lima orang yang kabur masih terus diburu.

Roby Karokaro – Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan. Khusus Rabu, jam 20.45wib

Tuesday, November 9, 2010

Diduga Keracunan, Dua Meninggal dan Seorang Kritis

Dua kakak beradik meninggal dunia dan seorang lagi kritis keracunan jajanan di sekolah mereka .

Kematian kakak beradik Khairunnisya Ramadhani, gadis cilik yang duduk di bangku kelas 5 SD dan Muhammad Hasnan Sidik selasa dinihari tadi, langsung membuat geger warga sekitar.

Suasana duka pun menyelimuti kediaman rumah milik Subandi dan Eriani, orang tua ketiga bocah, di kelurahan Kedai Durian Medan Johor. Ibu korban terus menerus memeluk dan mencium Aulia Desi, putri bungsunya berusia 4 tahun, yang juga sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Mitra Sejati, Titi Kuning.

Kakak korban, Nurul Rahmatina, mengatakan, ketiga adiknya itu diketahui mengkonsumsi jajanan berupa bakso yang dibeli di salah satu sekolah adiknya. Usai memakan jajanan tersebut, ketiganya mmengalami kejang-kejang dan seluruh tubuh korban membiru, di waktu yang hampir bersamaan.

Mengetahui kondisi tersebut, kedua orang tua korban langsung melarikan mereka ke RS. Namun nahas, dua adiknya harus meregang nyawa, dan seorang lagi sempat menjalani perawatan intensif.

Aparat kepolisian sektor Deli Tua yang melakukan penyelidikan di rumah duka, mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa sisa muntahan yang melekat di pakaian dan sprai milik keluarga tersebut.

Kapolsekta Deli Tua, Kompol Simon Paulus Sinulingga mengungkapkan, meski keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsy terhadap korban, namun pihak kepolisian akan terus menjalankan prosedur hukum, termasuk memeriksa sampel makanan ke labfor.

Arif Rifian - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Mantan Wakil Walikota Medan Ramli Lubis didakwa 5 Tahun Penjara.

Pengadilan Negeri (PN) Medan siang tadi, Selasa 9 November 2010, menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi tukar guling lahan kebun binatang Medan senilai Rp13,6 milyar, dengan terdakwa Mantan Wakil Kota Medan Ramli MM. Sidang yang dipimpin Sugianto SH, dengan agenda pembacaan dakwaan.

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Rehulina Purba, menyatakan terdakwa Ramli Lubis dianggap melanggar UU Tindak Pidana Korupsi No 31 Tahun 1999 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Menurut Rehulina Purba, Ramli Lubis membuat laporan berbeda tentang nilai lahan kebun binatang lama di Jalan Brigjen Katamso Medan. Nilai objek lahan tersebut diasumsikan mencapai Rp 47 miliar. Namun harga tersebut diturunkan menjadi Rp 26 miliar. Sehingga ditemukan kerugian negara sebesar 13 milyar rupiah.

Dalam persidangan itu, Ramli Lubis hadir dengan mengenakan peci. Ramli mengaku, dirinya tidak bertanggung jawab dalam kasus itu. Sebab kebijakan itu diputuskan oleh Walikota Medan, yang saat itu dijabat Abdillah.

Roby Karokaro - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Kejati Sumut Usut Pemotongan Dana Intensif Guru

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mengusut pemotongan dana insentif guru yag berasal dari APBD Propinsi Sumatera Utara.

Mengusut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Edi Irsan Kurniawan Tarigan, mengatakan, pengusutan dilakukan setelah menerima laporan dari Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI). PGSI mensinyalir ada dugaan korupsi dalam penyaluran insentif di Medan tahun anggaran 2010.

Edi Irsan menjelaskan, sebagai langkah awal penyelidikan, Kejati Sumut akan mengumpulkan bukti dan keterangan yang menguatkan indikasi korupsi dalam penyaluran insentif guru itu.

Sementara itu, Ketua PGSI Kota Medan, Partomuan Silitonga mengatakan, indikasi korupsi yang ditemukan adalah pemotongan dana insentif ratusan guru di kota Medan sebesar 5 persen. Pemotongan insentif itu terjadi sejak awal Januari hingga November 2010.

Dana yang harus diterima oleh setiap guru di Kota Medan sebesar Rp. 360 ribu per enam bulan. Tetapi dana ditransfer ke rekening guru di Bank Sumut, hanya Rp. 342 ribu.

Data yang diperoleh Trijaya FM Medan, Kejati Sumut juga pernah mengusut kasus serupa di Kabupaten Simalungun. Namun hasil pengusutan tersebut tidak jelas hingga kini.

Roby Karokaro - Trijaya FM Medan


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Monday, November 8, 2010

Pemerintah Menetapkan Idul Adha 17 November 2010

Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha pada tanggal 17 November. Penetapan ini diputuskan sidang istbat yang dihadiri ormas Islam.

Laporan badan hisab dan rukyat menetapkan, 1 Dzulhijjah 1431 Hijriyah jatuh pada Senin 8 November 2010. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah jatuh pada 17 November 2010.

Pimpinan sidang istbat, Dirjen Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama, Nasaruddin Umar, meminta masyarakat tidak terpecah belah, jika ada ormas atau lembaga tertentu yang menetapkan Idul Adha berbeda dengan pemerintah.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha pada hari Selasa 16 November 2010. Penetapan yang berbeda dengan pemerintah.

Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Ma`rifat Iman mengatakan, penetapan itu berdasarkan metode hisab Hakiki Wujudul Hilal. Pola ini berbeda dengan cara yang dipakai pemerintah dalam menentukan jatuhnya bulan. Akibatnya, akan terjadi perbedaan hari Raya Idul Adha antara pemerintah dengn Muhammadiyah.

Ma’rifat Iman juga berharap umat Islam, bisa menghargai perbedaan penetapan Idul Adha. Perbedaan metode itu tidak bertentangan hokum Islam.

Sama halnya dengan Muhammadiyah, Pemerintah Arab Saudi juga menetapkan Idul Adha jatuh pada 16 November 2010. Penetapan itu diambil, setelah dilakukan pengamatan bulan pada Sabtu malam tanggal 6 November. Hasil pengamatan ini, diperkuat dengan perhitungan para astronom resmi.

Kantor berita Arab Saudi mengatakan, dengan penetapan itu pelaksanaan wukuf sebagai permulaan ibadah haji akan dilaksanakan tanggal 15 November 2010. Saat ini sebagian besar jemaah Indonesia, telah berada di Mekkah untuk menunggu hari puncak haji tersebut. Kedatangan terakhir jemaah haji Indonesia di bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Rabu lusa.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

47 Persen Minyak Kelapa Sawit Dunia Berasal dari Indonesia

Menurut data lembaga independen internasional Oil World, Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar di Dunia.

Dari total produksi kelapa sawit dunia, sebanyak 47 persen berasal dari Indonesia. Setelah Indonesia, negara yang berada di posisi kedua adalah Malaysia. Negara ini mampu memproduksi 39 persen minyak kelapa sawit global. Negara lainnya yang juga banyak memproduksi kelapa sawit termasuk Nigeria, Thailand, Kolombia, Ekuador, Papua Nugini, Pantai Gading, dan Brazil.

Data Oil World juga menyebutkan, sekitar tiga perempat dari seluruh produksi minyak kelapa sawit itu ditujukan sebagai komoditas ekspor. Pada 2010, produksi kelapa sawit global diperkirakan mencapai 46 juta ton. Total area menanam kelapa sawit di seluruh di dunia diperkirakan capai 12 juta hektar. Jumlah areal terbesar berada di Indonesia dan Malaysia.

Oil World memaparkan, minyak kelapa sawit kini telah menjadi minyak nabati dunia paling penting. Di antara seluruh jenis produksi minyak nabati, kelapa sawit berada di posisi teratas (30 persen), diikuti kedelai (29 persen), biji rape (14 persen), bunga matahari (8 persen), dan lainnya (19 persen).

Hingga pertengahan 2010, hanya lima daerah yang perkebunan kelapa sawitnya telah memperoleh sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Kelima daerah perkebunan itu, yaitu Semenanjung Malaysia, Sabah (Malaysia), Sumatera (Indonesia), Kalimantan (Indonesia), dan Papua Nugini. Sementara perkebunan kelapa sawit yang berada di Afrika kini sedang dikaji oleh RSPO.

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) merupakan program yang digagas sejumlah pemangku kepentingan dalam industri sawit. Ada 450 anggota termasuk dalam program ini. Diantaranya perusahaan kebun kelapa sawit, perusahaan penyuling minyak, investor serta LSM sosial dan lingkungan.

RSPO itu sendiri dimulai pada 2003. Kemudian pada 2004, RSPO diregistrasi di Swiss. Pertemuan RSPO ke-8 akan digelar di Jakarta, 9 - 11 November 2010. Acara ini akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian Suswono.(Antara)


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Indonesia akan Memperkuat Kerjasama Perdagangan Dengan Amerika Serikat

Indonesia akan memanfaatkan kedatangan Barack Obama, untuk memperkuat kerja sama dengan Amerika Serikat, terutama perdagangan dan investasi.

Menurut Wakil Menteri Perdagangan, Mahendra Siregar, Indonesia akan membutuhkan investasi yang besar, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Amerika Serikat merupakan sumber investasi terbesar. Namun, Mahendra belum dapat memastikan investasi dan perdagangan apa yang dilakukan dengan Amerika Serikat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, AS merupakan negara tujuan ekspor terbesar Indonesia, selain Jepang dan China. Selama September, Indonesia masih mencetak surplus perdagangan nonmigas dengan AS sebesar US$ 483 juta. BPS mencatat, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke AS mencapai US$ 1,018 miliar, atau setara dengan 10,55% dari total ekspor nonmigas RI selama September 2010 lalu.

Dari sisi impor nonmigas RI dari AS, selama September nilainya mencapai US$ 534,9 juta, atau setara dengan 7,10%. Angka itu turun tajam dibandingkan Agustus yang sebesar US$ 971,1 juta.

Sementara itu, Menteri Perindustrian, MS Hidayat mengatakan, investasi AS di Indonesia masih kecil dibanding dengan negara-negara Asia lainnya, seperti Jepang dan Korea. Hidayat berharap, pasca kunjungan Obama ke Indonesia pada 9-10 November, perusahaan AS semakin berminat berinvestasi di Indonesia, dengan target bisa mencapai 1 miliar dolar AS. Pemerintah Indonesia mengarahkan perusahaan AS berinvestasi di sektor alat berat dan permesinan.(detik,antara)


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Friday, November 5, 2010

Pemerintah Optimis Dapat Mengambil Alih PT Inalum

Pemerintah optimis dapat mengoperasionalkan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), karena sudah berpengalaman menangani perusahaan itu selama 30 tahun ini.

Menurut Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, Indonesia tidak perlu melanjutkan kerja sama dengan Jepang untuk mengelola perusahaan itu. Pemerintah optimis bisa membayar 58,87% saham milik Jepang di Inalum. Sumber dana diambil dari APBN, atau BUMN yang akan mengambil saham tersebut. Saat ini pemerintah masih menunggu proses audit untuk mengetahui berapa nilai saham yang dikuasai Jepang.

Mustafa mengatakan, pemerintah masih mengkaji peluang BUMN yang bisa mengambil saham Jepang di Inalum itu. Ada beberapa opsi yang mengemuka. Pertama, menunjuk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau PT PLN. Opsi berikutnya, membentuk BUMN baru untuk mengelola Inalum.

Seperti diketahui, PT Inalum merupakan perusahaan patungan Indonesia dengan Jepang, yang bergerak dalam industri aluminium dengan kapasitas produksi sekitar 230.000-240.000 ton per tahun. Pemerintah Indonesia menguasai 41,13% saham perusahaan itu, sisanya 58,87% dikuasai Jepang.

Mustafa menyebutkan, putusnya kerjasama Indonesia dan Jepang di Inalum, tidak mempengaruhi hubungan kedua negara. Indonesia dan Jepang bisa membuat kerja sama baru untuk proyek lainnya.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Presiden Berkantor di Yogyakarta

Untuk memantau penanganan bencana letusan Gunung Merapi, sementara waktu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkantor di Gedung Agung Kompleks Istana Kepresidenan Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Presiden dalam konferensi perss di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (05/11/10). SBY juga mengatakan, Keberadaan dirinya di DIY untuk mempercepat pengambilan keputusan dalam keadaan krisis bencana.

Dalam konferensi pers siang tadi, Presiden mengeluarkan instruksi, untuk memusatkan komando penanganan bencana letusan Gunung Merapi pada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Ma'arif.

Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala BNPB dibantu Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pangdam IV Diponegoro, Polda Jawa Tengah, dan Polda DIY.

Penunjukan Kepala BNPB sebagai komando, sesuai dengan UU penanggulangan bencana. Kepada BNPB adalah pejabat setingkat menteri.

Kebijakan lainnya, Presiden memutuskan menempatkan unsur pemerintah pusat yang dipimpin oleh Menko Kesra, membantu daerah. Tujuannya, memastikan bantuan pusat ke daerah disalurkan secara cepat dan terkoordinasi.

Presiden memberi tugas kepada TNI dan Polisi. Kepada TNI diperintahkan membentuk brigade khusus, sedangkan Polri ditugaskan membentuk satuan tugas khusus penanggulangan bencana.

Presiden juga menyampaikan belasungkawa kepada korban letusan Merapi yang terjadi pada Kamis malam dan Jumat dini hari. Tidak lupa, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia berdoa, serta membantu korban bencana letusan Gunung Merapi.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

BPK Menemukan Banyak Penyimpangan di Ditjen Pajak

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah selesai mengaudit kinerja Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan. Hasilnya, ditemukan berbagai penyimpangan di Ditjen Pajak.

Anggota III BPK, Hasan Bisri, mengatakan, pihaknya merekomendasikan agar lembaga tulang punggung penerimaan negara ini harus melakukan pembenahan. Hasil audit ini akan diserahkan ke DPR minggu depan, karena audit itu dilakukan berdasarkan permintaan DPR.

Sebelumnya, Komisi XI DPR-RI telah menggunakan kewenangannya untuk meminta BPK mengaudit investasi berbasis kinerja terhadap Direktorat Jenderal Pajak. Hal itu, dilakukan karena panitia kerja (Panja) DPR tidak mendapatkan data yang akurat dari Ditjen Pajak.

DPR menilai, Ditjen Pajak tidak terbuka dalam menjelaskan masalah perpajakan pada setiap rapat Panja. Salah satu kasus yang disoroti DPR adalah tertahannya restitusi perpajakan yang dialami Permata Hijau Sawit (PHS) bernilai Rp 530 miliar.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.

Impor Mesin Meningkat Setiap Tahun

Hingga semester I-2010 impor mesin meningkat 37% dibanding tahun lalu. Peningkatkan impor mesin itu karena investasi di sector konstruksi baja, mesin energi, turbin, mesin proses membaik.

Direktur Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kementerian Perindustrian, C. Triharso mencontohkan, pada periode semester I-2010 nilai impor mesin turbin, sudah mencapai US$ 125 juta. Namun tingkat importasi mesin terbanyak adalah mesin energi berjumlah 40%, disusul mesin-mesin alat berat, bangunan infrastruktur dan lain-lain.

Sampai saat ini, pasar impor mesin alat berat masih tinggi. Dari kebutuhan 10.000 unit alat berat per tahun, produksi dalam negeri hanya bisa memenuhi baru 6.000 unit per tahun.

Triharso mengatakan, saat ini investor AS sedang menjajaki kemungkinan ekspansi usaha alat berat di Indonesia. Namun perusahaan itu, juga mempertimbangkan dua negara tetangga yaitu Thailand dan Vietnam karena, dua negera itu menawarkan insentif pemotongan pajak.

Menanggapi impor mesin bekas, Triharso menuturkan, pemerintah berupaya mengurangi impor mesin bekas. Saat ini, Kementerian Perindustrian sedang berkordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk menyusun aturan impor mesin bekas yang diterapkan 2011.


*) Simak Bulettin Trijaya, Senin hingga Jumat jam 21.00 wib di 95,1 Trijaya FM Medan.